Manchester City Tumbang Di Markas Shakhtar Donetsk

Shakhtar memastikan tiket ke babak 16 besar dengan menghadirkan kekalahan perdana bagi The Citizens musim ini.

Manchester City akhirnya harus merasakan kekalahan perdana dalam kampanye musim ini setelah menyerah 2-1 di markas Shakhtar Donestk dalam laga pamungkas Grup F Liga Champions, Kamis (7/12) dini hari WIB.

Hasil ini sekaligus memutus rekor 20 kemenangan beruntun The Citizens di semua kompetisi, namun tak mengubah status mereka lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup. Sementara kemenangan ini berarti membuat Shakhtar mengikuti jejak City ke fas gugur dan mengubur asa Napoli.

Pep Guardiola menurunkan banyak pemain lapis kedua di laga ini, termasuk Phil Foden yang menjalani laga perdana sebagai starter di Liga Champions. Meski begitu, City masih tetap mampu mendominasi di sepertiga awal permainan.

Memasuki pertengahan babak pertama, trio pertahanan City yang digalang Fernandinho, Tosin Adarabioyo dan Eliaquim Mangala mulai kerap mendapat ancaman. Puncaknya pada menit ke-26, Marlos membangun serangan cepat Shakhtar dan umpan diagonalnya ke kiri dituntaskan Bernard dengan sebuah tendangan indah yang sukar dijangkau Ederson.

 

Gebrakan cepat terus menjadi andalan Shakhtar dalam upaya membongkar pertahanan City. Jebakan off-side yang gagal pada menit ke-32 membuat Ismaily dengan mudah meneruskan umpan Marlos, melewati adangan Ederson yang maju dan menceploskan bola ke gawang City yang sudah kosong. Skor 2-0 bagi Shakhtar bertahan hingga turun minum.

Shakhtar berusaha meneruskan momentum positif mereka di babak kedua, beberapa kesempatan didapat selepas jeda tapi tak efektif. City perlahan berusaha kembali mengendalikan permainan, hanya saja sejumlah upaya tekanan mereka dimentahkan Andriy Pyatov.

Kendati memegang kendali permainan dan nyaris sepenuhnya menguasai alur bola, City tak begitu efektif dalam hal penyelesaian akhir. Sementara hingga pertengahan paruh kedua, Shakhtar konsisten mengancam lewat serangan balik cepat, terutama melalui pergerakan para legiun asal Brasil, Bernard dan Taison.

Masuknya Brahim Diaz dan Sergio Aguero semakin membuat City dominan. Peluang terbaik untuk mengejar ketertinggalan datang pada menit ke-77, Diaz yang menusuk dari sisi kiri berhasil mengirimkan umpan tarik ke tengah, tapi sontekan Gabriel Jesus digagalkan tiang gawang.

City mendapat momen untuk memperkecil ketertinggalan di awal empat menit tambahan waktu babak kedua melalui titik putih, Aguero pun dengan sempurna mengeksekusi penalti. Sayangnya, sisa waktu yang ada sangat sempit bagi City untuk terus bangkit dan menyamakan kedudukan.

 

Kategori: UEFA Champions League

Kata kunci: ,

Tinggalkan balasasn

Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Catatan