Juventus butuh gol menit akhir Bernardeschi untuk menjebol pertahanan rapat Cagliari dan meraih tiga poin.

Juventus meraih kemenangan sulit sekaligus kontroversial atas Cagliari di Stadio Sant’Elia, Minggu (7/1) dini hari WIB. Adapun kemenangan ini cukup untuk menjaga jarak satu poin dengan Napoli yang kokoh di puncak.

Bianconeri butuh tiga poin untuk menjaga kans Scudetto, apalagi tren buruk sedang menghantui klub besar seperti Inter Milan (imbang) dan AS Roma (kalah). Tanpa Gigi Buffon, Juan Cuadrado, Mattia De Sciglio, dan Benedik Howedes, Max Allegri berusaha mewujudkan itu.

The Sardinians memang sangat kurang beruntung dalam pertandingan yang sengit ini. Terlepas daru dua peluang emas Paulo Dybala dan Federico Bernardeschi yang membentur mistar, tuan rumah tampil impresif.

Mereka tak hanya rapi dalam bertahan, tetapi juga berulang kali menguji Wojciech Szczesny. Leonardo Pavoletti dan Diego Farias melepas dua tembakan akurat ke gawang. Untung saja, Szczesny mampu bereaksi dan menepisnya.

Di tengah pertandingan sengit itu, Juve harus menyaksikan hal yang mengkhawatirkan. Dybala tampak kesakitan dan menangis sehingga harus dipapah keluar. Striker Argentina itu diduga mengalami cedera hamstring.

Setelah Dybala keluar, aliran serangan Si Nyonya Tua sedikit terhambat, tetapi gol tetap tercipta. Bernardeschi sukses menyambar umpan silang Douglas Costa yang mengawali ancaman dengan solo run di sayap kanan tuan rumah.

Gol itu sendiri sebenarnya berbau kontroversi. Sebelum aksi Costa, Pavoletti kedapatan cedera karena terkena sikut Medhi Benatia, namun wasit memutuskan untuk play-on.

Beberapa saat kemudian, Cagliari juga menduga bakal mendapat penalti setelah Bernardeschi melakukan pelanggaran di kotak penalti. Adapun wasit, yang mengecek VAR, tidak memberikan hadiah tersebut.

Juventus pun pulang dengan tiga poin, terus menempel Napoli yang baru saja menang 2-0 atas Hellas Verona.

Kategori: Serie A Italia

Kata kunci: ,

Tinggalkan balasasn

Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Catatan