ERNESTO VALVERDE TAK SENANG MATEO KOVACIC DIMAINKAN

Valverde melabeli gelandang Madrid ini “pemain hebat” setelah Zidane memasukkan pemain Kroasia tersebut dalam line-up.

Ernesto Valverde, juru taktik Barcelona, mengaku tidak senang melihat Mateo Kovacic muncul dalam daftar line-up Real Madrid, yang mencadangkan Isco, dalam duel El Clasico kemarin malam.

Blaugrana mencuri kemenangan telak 3-0 di Santiago Bernabeu dengan Luis Suarez mencetak gol pembuka sebelum Lionel Messi menggandakan skor dari titik  putih setelah Dani Carvajal diusir wasit karena handball di kotak penalti.

Aleix Vidal kemudian menambah gol ketiga di pengujung laga, dengan Barca mengunci kemenangan tandang ketiga beruntun melawan Madrid di La Liga untuk pertama kali sepanjang sejarah.

Masuknya Kovacic sebagai starter, dengan menyingkirkan Isco, tentu membuat banyak yang mempertanyakan keputusan Zinedine Zidane, dan sang entrenador mengatakan pemain Kroasia itu dipilih untuk membatasi impak La Pulga di lapangan.

Ketika ditanya apakah ia senang dengan keputusan Zidane, Valverde mengatakan: “Tidak, saya tidak memiliki fakta-fakta kepelatihan Real Madrid untuk memutuskan line-up.

“Saya memilih line-up [tim] saya dan dia [Zidane] melakukan hal yang sama. Kovacic bermain sangat bagus di kedua pertandingan Supercopa dan ia pemain hebat. Jadi saya sempat cemas dengan kualitas pemain ini dan ia pemain hebat.”

Barca kini 14  poin dari Madrid di klasemen, namun margin tersebut tidak didapat dengan mudah, setelah tuan rumah bermain menekan di awal pertandingan di Bernabeu.

“Benar, mereka memulai dengan tekanan tinggi di awal pertandingan. Kami mengharapkan itu karena mereka merombak lini tengah,” imbuh Valverde.

“Mereka tidak membiarkan kami memulai permainan kami dengan mudah dan kami harus memainkan bola-bola panjang. Kami tidak bisa memainkan permainan kami dan sulit untuk memberikan umpan.

“Kami kesulitan untuk melewati lini tersebut. Kami memiliki peluang, seperti mereka, tapi pertandingan benar-benar terbuka tanpa penguasa. Mereka sangat berbahaya dalam serangan balik dan kami memiliki kans mencetak gol.

“Ini soal kerja keras dan kami dapat mengendalikan permainan di babak kedua dengan bermain lebih dekat ke gawang mereka, memiliki lebih banyak  peluang dan akhirnya mencetak gol.”

Kategori: La Liga Spanyol

Kata kunci:

Tinggalkan balasasn

Alamat email tidak akan dipublikasikan.

Catatan